170 Jemaah Haji Kutai Timur Dilepas Penuh Haru di Masjid Agung Al-Faruq

  • May 04, 2026
  • SALSABILA

SANGATTA – Suasana haru menyelimuti pelepasan 170 jemaah haji asal Kutai Timur (Kutim) yang berlangsung di Masjid Agung Al-Faruq, Bukit Pelangi, Sangatta, Minggu (3/5/2026). Tangis dan pelukan perpisahan tak terbendung saat para keluarga mengantar keberangkatan orang-orang tercinta menuju Tanah Suci, Mekkah.

 

Sejak pagi hari, halaman masjid telah dipadati ratusan pengantar. Mereka datang dari berbagai kecamatan untuk memberikan doa dan dukungan. Beberapa di antaranya tampak tak kuasa menahan air mata saat melepas orangtua, pasangan, hingga kerabat yang akan menjalankan rukun Islam kelima tersebut.

 

Keberangkatan ini menjadi momen yang telah lama dinantikan para jemaah. Sebagian besar mengaku harus menunggu bertahun-tahun untuk bisa berangkat menunaikan ibadah haji.

 

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, yang hadir langsung dalam prosesi pelepasan, menyampaikan pesan penting kepada para jemaah. Ia menegaskan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga ujian mental dan spiritual.

 

“Perjalanan ini membutuhkan kesiapan lahir dan batin. Jaga kesehatan, kekompakan, serta niat yang lurus dalam beribadah,” ujarnya di hadapan para jemaah.

 

Ia juga mengingatkan bahwa selama berada di Tanah Suci, para jemaah akan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kondisi cuaca, kelelahan, hingga perbedaan budaya. Oleh karena itu, kesabaran dan keikhlasan menjadi kunci utama dalam menjalankan ibadah haji dengan baik.

 

Prosesi pelepasan ditutup dengan doa bersama, memohon keselamatan dan kelancaran seluruh rangkaian ibadah para jemaah. Keluarga yang ditinggalkan pun berharap agar sanak saudara mereka dapat kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

 

Keberangkatan ini menjadi awal perjalanan suci yang penuh makna, sekaligus meninggalkan jejak haru yang mendalam bagi keluarga yang mengantar.