Ditengah Desas Desus Penghapusan Tenaga Honorer, Salah Satu TK2D Mencoba Peluang Usaha Bisnis Hijab

  • Aug 06, 2024
  • Munirah

SANGATTA-Pegawai honorer adalah seseorang yang diangkat oleh pejabat Pembina kepegawaian dalam instansi pemerintah untuk melaksanakan tugas tertentu. Penghapusan tenaga honorer resmi dikeluarkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara. Peraturan tersebut tertuang di dalam Surat Edaran No. B/185/M.SM.02.03/2022 tentang Status kepegawaian di Lingkungan Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Tentu hal ini sangat meresahkan sebagian besar tenaga honorer yang ada di Indonesia. Begitupun halnya tenaga honorer di Kutai Timur, mereka yang telah mengabdi beberapa tahun bahkan ada yang sudah lebih 10 tahun pengabdian di lingkungan instansi pemerintahan daerah Kutim.

TK2D Kutim yang berjumlah sekitar 7.000 orang, namun hingga awal tahun ini yang terangkat baru sekitar 1.800 dan semuanya adalah pegawai fungsional.

Namun salah satu TK2D Pemkab Kutim justru mengambil langkah sedia payung sebelum hujan yakni membuka peluang usaha. Munirah Masse yang bekerja di lingkungan pemerintah sejak 2017 cukup memiliki banyak pengalaman selama menjadi tenaga honorer. ” Begitu banyak pengalaman saya dapatkan, tentu kami merasa sedih jika kami dirumahkan. Namun peraturan tetaplah peraturan yang harus di ikuti sebagai warga Indonesia yang memang diatur dalam undang-undang segala keputusan menyangkut negeri ini. Namun kami tetap berharap ada peluang untuk ikut Tes PPPK ” Ujar Munirah.

Karena tidak ingin berharap banyak dari peluang PPPK, yang namanya Tes bisa Lulus bisa Tidak Lulus. Untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi dari sekarang saya mencoba mencari peluang usaha yang saya anggap saya mampu mengelolanya. Dan dari dulu saya sangat tertarik dengan bisnis hijab, bukan tentang peluang pasarannya atau keuntungannya namun saya ingin menciptakan usaha yang bisa mengajak sahabat saya menutup aurat. Menciptakan desain dan konsep moderen dan memiliki daya jual dipasaran tentu menjadi PR saya paling utama, saya ingin menciptakan sesuatu yang bisa mengankat daerah saya, karena setiap daerah memiliki daya jual dan potensi yang menarik, hanya saja kadang kita tidak lihai dalam hal mengelolah apa yang ada disekita kita tutur Munirah.

Modal pertama yang harus dimiliki untuk memulai bisnis adalah keyakinan. Mantapkanlah keyakinan anda untuk memulai bisnis. Terlebih usaha jilbab ini merupakan usaha yang baik dan mulia karena secara tidak langsung anda telah mengajak para Muslimah menegakkan perintah agama yakni dengan cara menutup auratnya. Berbisnis tidak melulu soal uang meskipun itu tetap menjadi tujuan, namun berbisnis dengan niat hati yang tulus dan kuat juga akan mendatangkan berkah tersendiri bagi pemilik bisnis tersebut.

Dalam memulai bisnis, akan dituntut untuk lebih jeli dan peka terhadap berbagai peluang yang ada di sekitar anda. Jika anda telah mampu membaca peluang tersebut maka kemungkinan usaha bisa berkembang akan semakin besar. Dalam usaha jilbab anda harus mampu untuk mengamati perubahan trend jenis jilbab, karena konsumen cenderung membeli produk yang sedang menjadi trend pada masanya.

Munirah terbilang cukup aktif dan sebagai Ketua Hijabers Community Kutai Timur cukup berpengalaman dalam organisasi. Keaktifan dalam organisasi mampu membawanya mencari peluang usaha. Munirah juga mampu membawa Hijabers Kutai Timur ke Pusat dan bergabung pada tahun 2021 menjadi cabang ke 13 se-Indonesia. Munirah juga menyampaikan bahwa dia memulai usaha dengal modal pas-pasan. Model yang jadi hijabnya adalah keponakan dan yang mengambil gambar adalah teman kantor serta peran teman-teman dekatnya yang membantu sampai bisa mewujudkan mimpinya.

Salah satu perempuan yang masih mudah, namun memiliki semangat untuk yang luar biasa untuk berkarya. Dalam perjalanan tidak semua akan berjalan mulus tentu akan ada kerikil-kerikil tajam. Munirah berharap usaha yang dirintisnya ini kelak bisa menciptakan lapangan kerja terkhusus teman-teman hijbers nantinya bisa di rangkul. Minggu (3/7/2022)