Rela Antar Daging Qurban Hingga Pelosok Sangatta Selatan demi Warga yang Jarang Tersentuh Bantuan

  • May 28, 2026
  • SALSABILA

Kutai Timur, 27 Mei 2026 — Aksi penuh kepedulian kembali ditunjukkan Hijabers Community Kutim. Bersama para hamba Allah, komunitas sosial ini turun langsung membagikan daging qurban ke wilayah pinggiran Kilo 5, Sangatta Selatan, Kutai Timur.

Berbeda dari kebanyakan pembagian qurban yang terpusat di kota, Hijabers memilih menyasar daerah yang jauh dari keramaian dan jarang mendapatkan bantuan. Keputusan ini dilakukan karena mereka menilai pembagian qurban di pusat kota sudah cukup banyak, sementara masih banyak masyarakat di pelosok yang belum tersentuh.

Dengan kendaraan sederhana dan semangat berbagi, para relawan mendatangi rumah-rumah warga satu per satu. Mereka menyusuri jalan kecil hingga kawasan terpencil demi memastikan amanah qurban benar-benar sampai kepada yang membutuhkan.

Suasana haru pun terlihat saat beberapa warga menerima langsung daging qurban tanpa harus datang mengantri. Banyak penerima mengaku bahagia dan terkejut karena masih ada yang peduli datang hingga ke daerah mereka.

“Kami ingin semua ikut merasakan kebahagiaan Idul Adha. Karena di luar kota masih banyak saudara kita yang mungkin belum tersentuh pembagian qurban,” ujar salah satu relawan Hijabers Community Kutim.

Aksi sosial ini langsung mendapat banyak perhatian dan apresiasi dari masyarakat serta warganet. Tidak sedikit yang menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk qurban penuh cinta dan ketulusan yang sangat menyentuh hati.

Hijabers Community Kutim sendiri memang dikenal aktif dalam kegiatan kemanusiaan dan tidak pernah absen berbagi kepada kaum dhuafa setiap tahunnya. Bagi mereka, qurban bukan sekadar membagikan daging, tetapi juga menghadirkan perhatian, kasih sayang, dan harapan bagi masyarakat kecil.

“Semoga setiap titipan dari para hamba Allah menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan untuk semuanya,” tulis Hijabers Community Kutim.

Aksi sederhana namun penuh makna ini kembali membuktikan bahwa kepedulian tidak harus menunggu kaya, karena ketulusanlah yang membuat sebuah kebaikan terasa begitu besar.